Sabtu, 11 Desember 2010

Rossi Stoner Laguna Seca 2008 battle

Regulasi Baru MotoGP

Jum'at, 10 Desember 2010 - 00:15 wib
Hendra Mujiraharja - Okezone

Pembalap MotoGP bersiap beraksi. Foto: Getty Images
MADRID – Hasil pertemuan dewan MotoGP di Madrid, Kamis (9/12/2010) waktu setempat, telah membuat beberapa peraturan baru untuk MotoGP 2011. Apakah itu?

Ya, Komisi Grand Prix yang terdiri dari Carmelo Ezpeleta (Dorna Sports, Chairman), Ignacio Verneda (FIM Executive Director, Sport), Hervé Poncharal (IRTA) dan Takanao Tsubouchi (MSMA) membahas beberapa peraturan baru.

Sebagaimana dikutip situs resmi MotoGP, Jumat (10/12/2010) dini hari WIB, dewan komisi MotoGP memutuskan musim depan tidak hanya tiga sesi (dua latihan bebas dan satu kualifikasi) pada setiap pekan, melainkan empat kali dengan waktu 60 menit setiap sesi. Peraturan ini juga berlaku untuk kelas Moto2.

Sementara itu, dewan komisi MotoGP juga menyebutkan per baris akan terdiri dari tiga pengendara motor. Peraturan ini berlaku untuk semua kelas termasuk Moto2. Dewan komisi MotoGP juga menyebutkan hanya ada satu penyuplai ban resmi untuk para pembalap di semua kelas.

Berikut peraturan baru MotoGP:
MotoGP: Empat sesi (tiga sesi latihan dan satu kualikasi) waktu 60 menit setiap sesi
Moto2: Empat sesi (tiga sesi latihan dan satu kualikasi) waktu 45 menit setiap sesi
125cc: Dua sesi (pagi) dengan waktu 45 menit dan dua sesi (sore) 30 menit.
(hmr)

cinta ke 3 Kang ross di MotoGP

Ketika Rossi Masih Muda

Rossi Njajal Montor Perrari

mas rossi tiba'e yo tegen nyupir je......

Valentino Rossi On Scooter Stunt.flv

MotoGP 250 1998 Jerez.flv

Jumat, 10 Desember 2010

The battle

Mas_Rossi

Rossi Siap Melesat!

Jum'at, 10 Desember 2010 - 15:42 wib
Rejdo Prahananda - Okezone
F: Valentino Rossi saat waktu senggang (getty images)
BOLOGNA – Ducati Desmosedici begitu percaya diri menatap musim balapan. Dengan dukungan Valentino Rossi, Ducati optimistis The Doctor kembali berjaya setelah mahkotanya dirampas oleh Jorge Lorenzo musim lalu. Hanya saja, untuk mencapainya dibutuhkan kerja keras yang tidak sebentar dan konsisten.

Rossi dituntut harus bisa beradaptasi dengan baik saat memacu kuda besi asal Italia tersebut. Realitanya, Rossi masih kesulitan mengendalikan semburan tenaga Ducati. Problem Rossi yang kesulitan saat melibas tikungan, kiranya menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar tim Ducati sebelum terjun ke ajang sesungguhnya.

Namun seorang staf mekanik Ducati, Alex Briggs menjamin, baik Rossi, Nicky Hayden serta komponen tim telah menemukan setingan motor yang tepat untuk memulai balapan musim depan. “Semoga saja, kedua pembalap kami bisa membangun tim ini tahun depan,” ujar Briggs dikutip Crash, Jumat (10/12/2010).

“Pada dasarnya, kami semua telah melakukan hal yang sama sejak memegang Honda dan Yamaha. Ini tidak hanya berlaku bagi Ducati saja, semua tim hingga Februari disibukan dengan persoalan ini,” lanjut Briggs yang tetap setia mendampingi Rossi, kemanapun sang pembalap berganti tim.

“Semua pekerjaan menjadi lebih mudah saat kami menriset motor di pabrik sendiri, karena kami memiliki banyak waktu untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan para desainer dan ahli teknik lainnya untuk membenahi motor ini. Prioritas kami adalah, mewujudkan masa depan yang cemerlang buat Ducati,” ulas Briggs yang sampai saat ini masih enggan membocorkan wajah baru Ducati di muka publik sebelum diresmikan pada Januari mendatang.

“Maaf saya belum bisa memberikan fotonya sampai Januari nanti. Saya bisa dipecat dari tim ini, jika saya merilisnya kepada media,” canda Briggs.